Kamis, 31 Januari 2013

FF - Good Oppa


Tittle      : Good Oppa
Cast       : Lee Hyukjae, Lee Hankyo, etc.
Author  : @Nafara_za
Gendre  : Family
Length  : Ficlet
Warning: Typo(s), EYD g bener, Alur berantakan, cerita gaje.
Say No to Plagiat!!

Silahkan membaca...
Hankyo POV

“Oppaaa!! Mati kau!!” Teriakku frustasi saat mendapati skate boardku sudah dalam keadaan yang mengenaskan. Aku mengambil skateboard kesayanganku itu dan memeluknya.
Skate board ini sangat berarti untukku, karna merupakan benda peninggalan sahabat ku yang sekarang sudah tenang di surga. Dan sekarang lihatlah! Roda skate board nya hanya tertinggal 1 biji dan di papannya pun terdapat banyak goresan yang mengenaskan.
“Oppa!!!” Teriakku lagi.
“Ada apa, chagi?” Bukan oppa yang datang melainkan Eomma yang kini berdiri dihadapanku. “Ah, eomma tau. Skateboard itu sangat berarti untukmu. Kalau kau mau membalas perbuatan Oppamu yang tak bertanggung jawab itu, eomma akan mendukungnya. Sekarang oppamu ada di dorm, lebih baik kau kesana!” Lanjut eomma.
Aku memandang eomma sebentar. “Fighting, chagi! Tunjukkan kehebatan seorang kapten tim basket dalam membela kebenaran!” Ucapnya menyemangatiku.
Aku tersenyum tipis, lalu mengepalkan tanganku. “Fighting!” Ujarku.
Aku segera menyambar jaket dan segera pergi ke dorm oppa dengan sepeda fixie kesayanganku.
~~0~~
Eunhyuk POV

“Hyung, dari mana kau?” Tanya Ryeowook ketika aku memasuki dorm.
“Tadi aku pulang ke rumah, mengembalikan sesuatu.” Jawabku.
“Jangan bilang kau mengembalikan skateboard yang mengenaskan itu!” Ujar Sungmin hyung.
“Ne, aku mengembalikan itu.” Aku berjalan ke sofa dan mendudukinya.
“Lalu, apa kau tak berfikir bagaimana reaksi dongsaengmu saat dia tau skateboardnya kembali dalam bentuk yang mengenaskan seperti itu?” Tanya Yesung hyung.
Aku menelan salivaku, dan memandang Yesung hyung. “Ottokhe, hyung?”
“Itu salahmu! Kalau menjadi oppa seharusnya yang bertanggung jawab.” Jawab Yesung hyung.
“Sepertinya aku harus bersiap akan ada perang dunia ke tiga.” Ujar Sungmin hyung.
“Hyung!!! “ Teriakku.
“Sudahlah.. kau yang memulai, kau yang harus menyelesaikannya.” Ucap Yesung hyung.
Aku beranjak kemudian memasuki kamar dan menguncinya.
Mati kau telah membuat amarah seorang kapten tim basket! Eunhyuk Pabo!  Batinku.
~~0~~
Hankyo POV

Brakk!!
Aku membanting pintu dorm dengan keras dan segera memasukinya. “Dimana Monyet Pabo Pervert Tak Tau diri itu?!!!” Tanyaku dengan amarah yang membara.
“Di kamarnya.” Jawab Kyuhyun oppa masih sambil bermain pspnya.
Aku langsung menuju ke kamar Eunhyuk oppa dan berusaha membukanya. Dikunci. Aku menggedor gedor pintunya.
“Oppa!!! Keluar kau! Kita harus bicara!!” Seruku. Tak ada jawaban dari dalam.
“Oppa!!! Kalau kau benar benar oppaku, kau harus keluar sekarang juga!!”  Masih tak ada jawaban.
“Oppa! Aku tak butuh seorang Oppa pengecut dan tak bertanggung jawab sepertimu!!” Aku berhenti menggedor pintu dan menunduk.
“Sebenarnya siapa disini yang menjadi kakak, eh?! Kenapa aku seperti memarahi anak kecil?!” Aku sedikit terkekeh masam.
“Apa kau pikir kau berhasil menjadi seorang kakak, hyukjae-ah??!! Jawab aku!!” Aku mengepalkan tanganku berusaha menahan amarah.
“Dimana tanggung jawabmu, monyet pengecut??!!! Keluar kau!! Apa kau tak berani menghadapi adikmu sendiri, eoh?!! Dimana sikap seorang Kakak yang seharusnya kau tunjukkan padaku?! Dimana?!! Jawab aku Hyuk Jae-ah!!!”
Pintu kamar sedikit terbuka, aku bisa melihat oppa keluar dari kamarnya dengan menunduk. Ia keluar dan langsung memelukku.
“Mian.. Mianhe, hankyo-ah. Aku bukan seorang kakak yang baik.” Lirihnya. Bisa kurasakan bahuku yang basah, hei! Apa dia menangis?
“Op.. oppa..” Panggilku pelan. Aku mengelus punggungnya.
“Maafkan oppa yang tak bertanggung jawab. Oppa tak berhasil menjadi seorang kakak. Oppa memang kakak yang pengecut!” Ucapnya masih sambil memelukku.
“Oppa..” Lirihku. Kini, aku yang merasa bersalah padanya. Apa aku tadi keterlaluan? Oh, ayolah.. aku hanya berusaha memperbaiki sikapnya. “Oppa.. uljima.” Ujarku kemudian.
Oppa melepaskan pelukannya dan menyeka air matanya. “Memalukan, aku menangis di depan dongsaengku sendiri.” Ucapnya sedikit terkekeh. “Hankyo-ah.. Oppa berjanji akan memperbaiki sikap oppa padamu. Oppa berjanji akan menjadi kakak yang patut di contoh. Tapi, kau maafkan oppa, ne..” Ujarnya kemudian dengan sedikit menunduk, mensejajarkan wajahnya dengan wajahku.
“Andwe. Aku tak akan memaafkan oppa sebelum oppa bertanggung jawab. Kau tau oppa, skate board itu sangat berarti untukku.” Jawabku.
“ Lalu apa yang harus oppa lakukan??” Tanyanya.
“Belikan aku skate board baru dan turuti tiga permintaanku. Yaksok?” Aku mengakat jari kelingkingku.
“Ne, yaksoke.” Jawabnya kemudian mengaitkan kelingkingnya pada kelingkingku.
Aku tersenyum senang dan dibalas dengan gummy smile milik oppa. Setelah itu, Aku melepaskan kaitan kelingkingku dan kembali memeluk oppa.
“Oppa.. Hyukjae oppa adalah oppa terbaik yang aku punya..” Ujarku pelan kemudian tersenyum.
~~0~~

Author POV

Sementara itu..
“Huahh, lihat mereka. Aku jadi iri..” Ujar Ryeowook.
“Aku juga hyung. Aku hanya punya noona yang galak.” Tanggap Kyuhyun.
“Sudahlah, jangan mengintip lagi! Mereka sudah menyelasaikan masalah mereka sendiri kan..” Ujar Yesung dan beranjak dari tempatnya, diikuti Ryeowook, Sungmin, dan Kyuhyun.
“Aku masih teringat kata kata Hankyo, kurasa dia benar.” Ucap Sungmin.
“Ne, aku setuju dengan perkataan Hankyo. Seorang kakak memang tak boleh berbuat seenaknya.” Ujar Yesung.

END
 Kamsahamida, Annyeong ^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar