UNTUKMU
Aku menyadari hal yang belum pernah aku sadari sebelumnya. Ketika aku mendengarkan nada nada itu. Hatiku
bagaikan menangis lembut di atas belaian
awan..
Mengajarkanku akan sbuah
perpisahan, yang tak tau kapan akan datang.Perpisahan raga tapi bukan
perpisahan jiwa.Yang aku tau itu akan menyakitkanku.Dan membuatku lebih
menderita..
Tapi sesungguhnya ,tanpa perpisahan itu. Aku tak akan pernah menjadi kuat.
Memori dalam ini.Yang membuatku
merasa.Aku memang penting.Untuk semua orang....
Mungkin...Tak pernah kusadari sebelumnya...Kasih sayang ini begitu
mendalam...Ketika aku tau perpisahan hampir menjemput..Sakit yang kurasakan
semakin dalam..Menusuk dan merobek segala isi hatiku...Mengalirkan begitu
banyak air mata...Yang semakin membasahi hidupku...
Entah kapan...Aku bisa merasakan indahnya sebuah kasih sayang...Yang tulus
dari malaikat..Yang bisa mengobati sgala perasaan...Yang datang seakan membunuhku...
Waktu itu... Slalu aku harapkan.. Mengharap hadirnya seorang malaikat.. Malaikat
putih bak salju..
Salju...
Salju itu kini berlumur darah...
Merah...
Melambangkan sebuah pengorbanan... Pengorbanan yang begitu luar biasa...
Benar benar luar biasa....
Aku...
Benar benar tersiksa di dalam
perasaan ini.. Yang bebas menari dalam hatiqw..
Tetapi...
Aku bahkan tak pernah mengharapkan hadirnya perasaan ini...
Perasaan kehilangan..
Perasaan di khianati...
Perasaan perpisahan...
Smua itu terus menghantui hidupku...
Entah..
Bisakah
aku kembali menggenggam erat senyum... Memeluk semangat.. Dan membelai kasih
sayang...
Aku tidak
tau itu dapat terjadi dalam hidupku...
Kupikir...Aku
bodoh....
Dalam
segala hal... Aqw berusaha menghilangkan mereka..
Perasaan
yang tak bersalah itu... Perasaan yang membuatku menyadari... Aku hidup dengan
belaian kasih..
Persaan
bersyukurku.... yang kini pudar... membuatku lebih menderita lagi...
Membuatku
lebih menderita untuk hidup lagi di dunia ini... Dunia ku yang penuh rasa
bersalah..
Yang
dalam...
Disana...
Sedikit
rasa bahagia... Mulai tumbuh... Menyinari parasaan... Bak matahari..
Yang
dalam..
Ada
sedikit cercah.. Sebuah jenaka...
Yang
dalam...
Terlukis
indah... sebuah senyuman...
Kini...
aku bisa merasakan... indahnya bahagia....yang dulu hilang...
Mulai
tumbuh satu persatu... perasaan ini... yang dulu hilang...
Tetesan
air mataku... menjadi tetesan hangat hasil pengorbananku.. yang ternyata... tak
sia-sia...
Mulai hari
ini...detik ini...
Aku
berjanji... dunia akan menatapku.. sebagai orang hebat... yang rela
mengorbankan.. seluruh perasaan bahagianya... membekukan segala senyumannya....
hanya untuk...
HANYA
UNTUK MU , KAWANKU....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar