Rabu, 25 Juli 2012

CerLau.. (Cerita Galau)


UNTUKMU

Aku menyadari hal yang belum pernah aku sadari sebelumnya.  Ketika aku mendengarkan nada nada itu. Hatiku  bagaikan menangis lembut di atas belaian awan..
 Mengajarkanku akan sbuah perpisahan, yang tak tau kapan akan datang.Perpisahan raga tapi bukan perpisahan jiwa.Yang aku tau itu akan menyakitkanku.Dan membuatku lebih menderita..
Tapi sesungguhnya ,tanpa perpisahan itu.  Aku tak akan pernah menjadi kuat.
 Memori dalam ini.Yang membuatku merasa.Aku memang penting.Untuk semua orang....

Mungkin...Tak pernah kusadari sebelumnya...Kasih sayang ini begitu mendalam...Ketika aku tau perpisahan hampir menjemput..Sakit yang kurasakan semakin dalam..Menusuk dan merobek segala isi hatiku...Mengalirkan begitu banyak air mata...Yang semakin membasahi hidupku...

Entah kapan...Aku bisa merasakan indahnya sebuah kasih sayang...Yang tulus dari malaikat..Yang bisa mengobati sgala perasaan...Yang datang  seakan membunuhku...

Waktu itu... Slalu aku harapkan.. Mengharap hadirnya seorang malaikat.. Malaikat putih bak salju..
Salju...
Salju itu kini berlumur darah...
Merah...
Melambangkan sebuah pengorbanan... Pengorbanan yang begitu luar biasa...
Benar benar luar biasa....
Aku...
Benar benar tersiksa  di dalam perasaan ini.. Yang bebas menari dalam hatiqw..
Tetapi...
Aku bahkan tak pernah mengharapkan hadirnya perasaan ini...
Perasaan kehilangan..
Perasaan di khianati...
Perasaan perpisahan...
Smua itu terus menghantui hidupku...

Entah..
Bisakah aku kembali menggenggam erat senyum... Memeluk semangat.. Dan membelai kasih sayang...
Aku tidak tau itu dapat terjadi dalam hidupku...
Kupikir...Aku bodoh....
Dalam segala hal... Aqw berusaha menghilangkan mereka..
Perasaan yang tak bersalah itu... Perasaan yang membuatku menyadari... Aku hidup dengan belaian kasih..
Persaan bersyukurku.... yang kini pudar... membuatku lebih menderita lagi...
Membuatku lebih menderita untuk hidup lagi di dunia ini... Dunia ku yang penuh rasa bersalah..
Yang dalam...
Disana...
Sedikit rasa bahagia... Mulai tumbuh... Menyinari parasaan... Bak matahari..
Yang dalam..
Ada sedikit cercah.. Sebuah jenaka...
Yang dalam...
Terlukis indah... sebuah senyuman...
Kini... aku bisa merasakan... indahnya bahagia....yang dulu hilang...
Mulai tumbuh satu persatu... perasaan ini... yang dulu hilang...
Tetesan air mataku... menjadi tetesan hangat hasil pengorbananku.. yang ternyata... tak sia-sia...
Mulai hari ini...detik ini...
Aku berjanji... dunia akan menatapku.. sebagai orang hebat... yang rela mengorbankan.. seluruh perasaan bahagianya... membekukan segala senyumannya.... hanya untuk...
HANYA UNTUK MU , KAWANKU....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar